Infarstruktur Menjadi Persoalan Mendasar

Tidak ada komentar 241 views

Bengkulu Selatan,Independentnusantara.com – Infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan. Infrastruktur juga memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Ini mengingat gerak laju dan pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak dapat pisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi. Oleh karena itu, pembangunan sektor ini menjadi fondasi dari pembangunan ekonomi.

“Pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan kondisi ekonomi, dan melalui murenbang kabupaten (murenbangkab) diharapkan ada dukungan dari Provinsi. Sebagaimana dana APBD di Kabupaten BS minim,’’tegas bupati BS, H Dirwan Mahmud dalam sambutanya ketika buka acara murenbangkab di aula gedung pemuda Kota Manna, yang dihadiri perwakilan gubernur Bengkulu, H. Dr, Dra Rohidin Mersyah, MMA dalam hal ini Kepala DPMD Provinsi Ali Sadikin, Kabid Litbang Bapeda Provinsi, Haryanto SH, Kepala Litang Kabupaten BS, Ir Jonior Hafis, Penjabat Sekda BS, Ir Nurmansyah Samit serta Kepala OPD, Camat di Kabupaten BS, Selasa (20/3).

Diakui bupati, belanja infrastruktur di daerah juga dapat dikatakan sangat kecil, walaupun sejak dilakukannya desentralisasi/otonomi daerah, pengeluaran pemerintah daerah untuk infrastruktur meningkat. Ini merupakan suatu persoalan serius, walaupun pemerintah pusat meningkatkan porsi pengeluarannya untuk pembangunan infrastruktur.

Semakin kurangnya pengeluaran terhadap infrastruktur membuat dengan sendirinya cakupan dan mutu pelayanan infrastruktur menjadi rendah. Contohnya, jalan raya lintas Manna-Bengkulu masih sangat terbatas dan dalam kondisi buruk karena sangat kurangnya pemeliharaan yang baik, terutama di jaringan jalan kabupaten. Hal ini menambah beban. Jika hal ini terus berlangsung, tidak mustahil kondisi jalan raya yang buruk atau kurangnya sarana jalan raya bisa menjadi penghambat serius pertumbuhan ekonomi.

“Musrenbangkab ini semoga mendapat perhatian dari pemerinta Provinsi dalam hal ini membantu kucuran anggaran infrastruktur,’’pungkas Dirwan.

Sementar itu, Kabid Litbang Bapeda Provinsi Bengkulu, Haryanto ST dalam kesempatan tersebut menuturkan bahwa dengan adanya usulan melalui murenbangkab diketahui titik persoalan yang dihadapi oleh masing-masing daerah. Terbatasnya anggaran tentunya usulan yang proritas diutamakan.

“Usulan tersebut diharapkan segera disampaikan ke Provinsi agar dapat segera ditanggapi dalam rapat pembahasan sehingga pembangunan sekalah proritas menjadi utama dalam pembangunan,’’tutup Haryanto.(prw/am)