Optimalisasi Pendanaan Respons COVID-19 Oms-Lsm Seindonesia Ikuti Pelatihan Online

Optimalisasi Pendanaan Respons COVID-19 Oms-Lsm Seindonesia Ikuti Pelatihan Online

Bengkulu, In- Ratusan perwakilan OMS-LSM Se-Indonesia mengikuti pelatihan peningkatan pemahaman dalam menangani kasus wabah covid-19. Pelatihan yang digelar secara online ini mengangkat tema “Optimalisasi Pendanaan Respons COVID-19 bagi OMS-LSM”.
Selain meningkatkan pemahaman OMS-LSM menangani kasus Covid-19 termasuk pengelolaan anggaran kegiatan ini juga bertujuan membangun kerjasama secara nasional dan internasional lintas OMS dan LSM serta unsur-unsur lainnya.
Hari ini, Rabu 6 Mei 2020 pelatihan sesi ke 3 mengusung tema “Kerjasama Internasional” dipandu oleh moderator Anggoro B Prasetyo – Pujiono berlangsung hikmad.
Narasumber, Bonaria Siahaan – Care Indonesia menguraikan tantangan yang harus dihadapi OMS-LSM dalam menangani covid-19 adalah “Sulitnya informasi mengenai sumber-sumber pendanaan, Deadline yang sangat ketat sehingga waktu untuk informasi/isue kebutuhan koordinasi Dan bermitra juga cukup sulit/tergesa-gesa, Dan penyiapan proposal terkadang cukup banyak syaratnya. Oleh karena itu, Funding donor yang (cukup) menurun khususnya dari bilateral” Jelas Bonaria saat mengisi materi 6 Mei 2020.
Ditambahkan Bonaria “Menghadapi berbagai macam tantangan Saya mengusulkan untuk: Koordinasi melalui platform sharing informasi tentang kegiatan masing-masing Kita juga bisa saling kontak, platform juga menjadi sumber sharing informasi sumber-sumber dana yang Ada, Dan penyediaan beberapa syarat dari donor”
Sementara itu, Peserta pelatihan Roni Marzuki, S.Kom, M.TPd perwakilan Pengurus Wilayah Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklin Nahdlatul Ulama Provinsi Bengkulu 2018-2023 mengucapkan kepada penyelenggara, Pujiono Centre, OXFAM, MDMC banyak terima kasih telah mengundang pihaknya sehingga mendapatkan berbagai pengetahuan terkait Penanggulangan wabah covid-19.
Perwakilan OMS-LSM mengikuti pelatihan dengan hikmad
Untuk diketahui pelatihan ini digelar secara online menggunakan aplikasi zoom dibuat 4 sesi dibuka mulai Pukul 10.00 – 12.00 Wib, sementara Peserta yang datang dari Indonesia bagian Tengah dan Timur menyesuaikan waktu dengan waktu yang telah ditentukan. (Roni Marzuki)