Aksi Saling Kejar Nelayan Tradisional dan Trawl Terjadi di Laut Bengkulu

SELUMA,IN-Aksi saling kejar nelayan tradisional dan kapal trawl kembali terjadi di perairan laut Bengkulu tepatnya di laut Desa Pasar Seluma, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Sabtu (18/7/2020).

Aksi saling kejar itu terjadi sekitar pukul 10.00 wib saat sejumlah nelayan tradisional keluar dari mulut muara dekat Desa Pasar Seluma.

“Nelayan tradisional merasa terganggu karena trawl dapat merusak jaring nelayan tradisional yang terpasang di laut pinggir,” ujar warga setempat Anton Suprianto saat diwawncarai.

Awalnya nelayan tradisional berusaha mendekati satu kapal trawl. Merasa didekati kapal trawl melarikan diri. Terjadilah aksi saling kejar. Trawl berhasil melarikan diri dari kejaran nelayan tradisional.

Bentrok nelayan tradisional dengan nelayan trawl kerap terjadi di wilayah tersebut. Sebelumnya pernah ada kesepakat surat perjanjian antara nelayan tradisional dengan trawl.

“Ada perjanjian trawl dengan nelayan pinggir agar trawl beroperasi dari 3 mil laut. Sehingga tidak ganggu nelayan tradisional. Tapi aturan ini sering dilanggar,” jelas Kepala Desa Pasar Seluma, Hertoni.

Ia katakan masyarakat berulang kali menghalau trawl dari laut pinggir namun tetap saja terjadi. Ia berharap pemerintah dapat bertindak atas kejadian ini.

“Ini merugikan nelayan punggir juga merusak tetumbu karang sebagai tempat sarang ikan,” demikian Hertoni.(red)