ASN, Tenaga Kontrak Atau PTT Dihukum Bila Terlibat jadi Timses

BENGKULU IN -Semua tenaga kontrak, termasuk kontrak daerah atau pegawai tidak tetap (PTT) dilarang keras untuk terlibat bekerja atau menjadi Tim Sukses (Timses) demi memenangkan calon kepala daerah.

Bila itu terbukti maka Bawaslu bisa merekomendasikan agar yang bersangkutan dihukum, antara lain dipecat.

“ASN, Polri, TNI tidak boleh terlibat. Begitupun dengan Kepala Desa dan semua aparatnya, tidak boleh. Demikian juga tenaga kontrak, termasuk honor daerah. Semua tenaga kontrak, baik yang dibiayai APBD maupun APBN dilarang keras,” kata komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu Dodi Herwansyah saat dikonfirmasi.

Dodi juga mengingatkan agar ASN atau para PTT harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Jangankan memberi komentar terkait Paslon, menandai like di facebook sudah termasuk pelanggaran. Apalagi foto bersama. Hal itu sudah diatur dalam undang-undang ASN, jika nanti ditemukan silahkan laporkan,” kata Dodi

Dikatakan Dodi,Jika Bawaslu tidak akan memberikan sanksi,namun undang undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yang mengatur terkait sanksi bagi mereka.

” Sanksinya juga bisa atasanya langsung memberikan.mulai dari pringatan sampai dg pemberhentian.karna di biayai oleh negara kegiatan yg di lakukan menguntungkan dan merugikan orang lain tidak boleh.” tutupnya.(red)