Banser Benteng Peduli Anak dan Lansia Kurang Mampu

Benteng, In- Barisan Anshor Serba Guna atau lebih dikenal dengan BANSER merupakan salah satu badan otonomi dibawah organisasi social Nahdhatul Ulama (NU), yang selama ini dikenali dengan seragam dan kedisiplinan seperti tentara, namun memiliki ahlak terpuji seperti santri serba guna yang siap melaksanakan tugas-tugas kehidupan ditengah masyarakat luas.

Bertepatan dengan memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Minggu pagi 22 Desember 2019, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Anshor Bengkulu Tengah, khususnya PAC Pondok Kelapa, menyelengarakan kegiatan bakti sosial NU Peduli melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa dengan tema “ Dengan Kebersamaan Kita Berbagi”. Dalam kesempatan tersebut, Nanang Sutejo selaku ketua panitia menyebutkan bahwa kegiatan kepedulian terhadap kemanusiaan ini merupakan bagian dari program kerja BANSER untuk berkhidmat terhadap masyarakat kurang mampu terutama anak-anak dan masyarakat lanjut usia disekitar wilayah Kecamatan Pondok Kelapa. Kegiatan dengan sasaran 46 warga ini didanai oleh gerakan Kaleng KOIN (kotak infak) yang dipelopori oleh BANSER dan masayarakat di Pondok Kelapa.

PJS Kepala Desa Pasar Pedati, Bapak Tahulani dalam sambutan diacara tersebut menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada GP Anshor Pondok Kelapa yang telah mempelopori kegiatan berbagi rejeki kepada warga kurang mampu. Selain itu berpesan kepada seluruh warga masyarakat khususnya BANSER untuk selalu menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga bisa meredam gerakan-gerakan radikalisme ditengah-tengah masyarakat melalui pendekatan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut juga diisi siraman rohani oleh KH Nursalim (Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Desa Panca Mukti Kecamatan Pondok Kelapa) Dalam tausiahnya, Beliau menyampaikan bahwasanya kegiatan berbagi terhadap sesama manusia merupakan salah satu ajaran Islam, yang bahkan dalam hadist disebutkan bahwa:

“Aku (Muhammad SAW), dan orang-orang yang menanggung anak-anak yatim itu, disurga berdekatan, seperti dekatnya jarak jari telunjuk dan jari tengah”

Oleh karena itu, Beliau berpesan agar Gerakan Pemuda Anshor, BANSER, Muslimat dan Fatayat Nahdatul Ulama untuk bersenergi dengan masyarakat luas tanpa membeda-bedakan suku bangsa, ras, agama dan antar golongan (SARA) dalam berkhidmat kepada masyarakat.

“Anak-anak muda harus bisa menjadi agen-agen kebaikan, harus bisa menjadi agen-agen kemanusiaan, harus bisa menjadi wasilah-wasilah atau jalan kebaikan bagi kehidupan bermasyarakat dilingkungannya masing-masing.”

Akhirnya kegiatan santunan tersebut ditutup dengan doa dari KH Turmudzi dari Desa Sidodadi Pondok Kepala, dengan harapan kegiatan ini di ridhoi Allah SWT, bisa berlanjut dan mencakup sasaran yang lebih luas lagi. Di penghujung kegiatan dilakukan pembagian santunan kepada anak-anak yatim dan warga lanjut usia berupa uang dan paketan sembako. (Rls Banser)