Cukong Yang Kaya Rakyat Menderita Aktivis Bengkulu Ambil Sikap

 

IN – Jika bentuk kepedulian para pejabat yang bermental korup, maka selalu rakyat yang jadi korban. Mirisnya sekarang ini banyak sekali permasalahan  pada proses pengerjaan proyek pemerintah yang meninggalkan masalah baik itu  proyek yang bersumber dari APBD  maupun dari ÀPBN. jelas M . Zainal ketika ditemui awak media, 9/9/21.

M. Zainal adalah aktivis senior yang lama malang melintang dalam memperjuangkan hak rakyat  dalam rangka memberantas korupsi baik lewat mèdia ataupun melalui ormas penggiat anti korupsi.

Dalam kesempatan wawancara kami  Zainal menyoroti  banyak persoalan, termasuk salah satunya persoalan PLTU, beliau sangat menyayangkan apabila ada oknum pejabat yang tidak serius atau dengan sengaja membiarkan perusahaan sebesar PLTU cacat hukum terkait perizinan  seperti pada proses Izin Mendirikan Bangunan (IMB) PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) atau PLTU Pulau Baai diduga bermasalah lantaran proses pengurusan IMB tanpa dilampiri atau didahului dengan Izin Pendahuluan Mendirikan Bangunan (IPMB). Masalah ini mencuat imbas dari konflik internal TLB antara menajemen lama TLB dengan manajemen baru.

Lebih lanjut Zainal menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini beliau akan kembali turun gunung untuk menyikapi persoalan persoalan besar yang ada di Provinsi Bengkulu yang selama ini mengendap dan sepertì tidak tersentuh oleh konstruksi hukum. Baik itu proyek proyek besar pemerintah maupun investor yang mengeruk kekayaan alam Bengkulu seperti pertambangan, perkebunan dan kelautan. Apa, konstribusinya untuk daerah. Ini adalah potensi pemasukan untuk daerah, namùn sayang selama ini  kita hanya jadi penonoton. Mirisnya lagi, bahkan peluang untuk kemajuan daerah dimanfaatkan sekelompok oknum dengan tujuan memperkaya diri sendiri atau kelompok meski itu melawan hukum jelas zainal.

Saya merasa terpanggil, melihat kondisi Bengkulu sekarang ini tegas beliau, kita mesti perduli pada bangsa ini terkhusus Bengkulu yang sebenarnya kaya tapi provinsi kita tergolong provinsi  yang miskin. Sementara kekayaan Bengkulu diangkut keluar, “cukong yang kaya raya rakyat yang menderita”.  ini tidak bisa dibiarkan pugkasnya .€£

( Sdk )