Genta Keadilan Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Panjang Ke Kajagung

Independentnusantara.id – Proyek pengaman Pantai Panjang kota Bengkulu Balai wilayah Sumatera VII Tahun anggaran 2021 dilaporkan LSM Genta keadilan Provinsi Bengkulu Ke Kajagung dengan nomor surat 207/DPP-LSM-GK/BKL/XII/2021 tertanggal 2 Desember 2021. Surat kami kirimkan via pos kilat ujar Zunarwan Hadidi ketika kami konfirmasi lansung dikantor redaksi Independent Nusantara 14/12/21.

Menurut Zunarwan Hadidi proyek ini dikerjakan dengan anggaran lebih kurang 20 miliyar sungguh sangat fantastis untuk pembangunan pengaman pantai sepanjang  0,580 Km yang dalam hal ini BWS VII Bengkulu berkontrak dengan PT Bangun Konstruksi Jaya.

Didi menambahkan bahwa LSM Genta Keadilan adalah lembaga penggiat anti korupsi dan kami menduga ada praktek tindak pidana korupsi pada proyek tersebut. sebab berdasarkan hasil investigasi kami kontraktor diduga kuat telah banyak mengurangi volume pekerjaan serta spesifikasi tidak mengacu atau berpedoman pada kontrak yang ada.

Selain itu Zunarwan Hadidi sebagai ketua LSM Genta Keadilan menjelaskan bahwa surat yang dikirim ke kajagung juga ditembuskan ke Ditjen Sumber Daya air serta BPK RI agar jika proyek ini telah dbayarkan 100 %. kami meminta agar diaudit oleh BPK RI untuk membuktikan dugaan laporan kami tersebut.. Sebab mengingat anggaran 20 miliyar, cukup besar disaat Negara kita sedang berjibaku menghadapi wabah Covid 19. Mestinya proyek tersebut dikerjakan dengan baik dan maksimal agar uang Negara  untuk pembangunan pengaman Pantai Panjang kota Bengkulu hasilnya dapat bertahan lama jika pekerjaan sesuai spek.

Karena keterbatasan kami sebagai fungsi kontrol tentu hanya institusi yang berwenang menangani kasus korupsi yang bisa melakukan proses penyelidikan dan penyidikan yang detail dan tentu saja melibatkan tenaga ahli uji mutu beton untuk mengetahui lebih jelas dari laporan yang kami maksud ujar Didi.

Sementara itu ketika reporter Independent Nusantara mencoba menghubungi PPK proyek tersebut via Telpon tidak pernah diangkat. Sehingga sampai saat berita ini kami terbitkan kami belum mendapatkan konfirmasi balik dari pihak BWS VII Bengkulu terkait laporan LSM Genta Keadilan dimaksud. ( RED. NJ )