Gubernur Rohidin naikkan BBM hanya di Bengkulu

Tidak ada komentar 242 views

BI – kami mencoba perbanyak menggali informasi kepada masyarakat konsumen pengguna BBM dari SPBU setempat, ketika kami tanya ke masyarakat hampir rata rata tidak tau kalau BBM hanya naik di Bengkulu, dan masyarakt ketika ditanya rata rata sangat keberatan ” kenapa selama Rohidin jadi Gubernur hidup kami tambah sulit, gas susah Minyak mahal beras mahal nyari duit susah”  jawab ibuk ibuk ketika kami tanya ketika selesai mengisi bensin motornya. kami coba menggali lagi kepada para sopir yang ngantri BBM di beberapa SPBU. ” iya Bang kemaren kami ke Jambi minyak di jambi nggak naik, kenapa cuma di Bengkulu naiknya, padahal nyari duit susah kini, apa iya itu peraturan Gubernur, kalau iya, aloangkah susa nian hidup rakyat ni, isyu corona aja membuat kami susah makan, ini ditambah minyak mahal jawab sopir truk yang ngantri di salah satu SPBU di kota Bengkulu. kalau memang Gubernur yang naikkan berarti siapa lagi yang akan memperhatikan kami jawab bapak itu sambil menarik napas dalam-dalam tanda kesal.

Ada bapak Bapak penjual ikan pakai Motor roda dua,  juga kami coba wawancarai, Bapak itu tidak mau kalau disebut identitasnya, kami rakyat kecil jawabnya, mana ngerti tentang ini, yang jelas kami mengisi minyak tiap hari tuk jual ikan ke luar kota, berarti tiap liternya kami harus menambah 350 Rupiah dari harga biasa.itu kalu di SPBU tapi kalau eceran diluar kota bisa sampai dua belas ribu perliternya kata Bapak itu.

inilah suara suara takyat yang berjuang menghadapi hidup dan nasib berada dibawah garis kemiskinan dan mereka hanya bisa mengeluh dan pasrah, mereka bukan nya tidak mau protes tapi mereka adalah bagian saluran yang tersumbat untuk bersuara. dalam pandangan kami mestinya DPR yang mewakili suara rakyat, terpanggil dengan keadaan ini. tapi sepertinya semua diam, kemana mereka saat rakyat menjerit, apakah janji politik hanyalah jargon belaka yang menina  bobokkan hati rakyat dengan janji manis agar terpilih.

Sedangkan jabatan adalah amanah yang mulia dititipkan yang maha kuasa cobalah untuk mengerti dan mendengar suara suara penderitaan rakyat ketika mereka sulit mencari kerja, berjuang untuk anak anaknya yang mau sekolah, apakah kita semua akan diam melihat penderitaan rakyat yang semakin hari semakin sulit. saya pikir ini tugas kita semua untuk bekerja keras membangun Bengkulu dan menyambung suara rakyat selagi mampu bersuara. sekian

penulis  : Sadikin