KAHMI Bengkulu Kecam Keras Tindakan Represif Aparat Kepolisian

Bengkulu, In- Korm Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wilayah Bengkulu mengecam keras tindakan-tindakan represif aparat kepolisian dalam menangani demonstran.

Mahasiswa kaum intelektual yang merupakan agen perubahan atau kontrol sosial. Mahasiswa menggelar demonstran hanya menyuarakan nurani publik. Namun mendapat tindakan refersif dan mengakibatkan korban jiwa.

Oleh karena itu, KAHMI Wilayah Bengkulu menyampaikan pernyataan sikap pertama, berduka dan keprihatinan mendalam atas tewasnya mahasiswa-mahasiswa yang berjuang untuk kebaikan bangsa dan Negara. Kedua, mengecam keras tindakan-tindakan represif aparat kepolisian dalam penanganan demonstrasi mahasiswa. Terakhir, mengajak berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah persuasif yang bermoral dan beradab.

Selain itu, dalam pernyataan sikap KAHMI Wilayah Bengkulu juga menyebutkan pengesahan Revisi UU KPK dan rancangan UU kontroversial lainnya ini mendapat penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat, karena secara subtansi menjadi indikator mundurnya demokrasi, pelemahan gerakan pemberantasan korupsi dan peminggiran masyarakat. (Rm)