Kantongi 10% Pendukung Dari Jumlah DPT Dapat Mencalonkan Diri Cagub Cawagub Jalur Perseorangan

Bengkulu Tengah, in – Pemilihan umum serentak 2020 mendatang Provinsi Bengkulu salah satunya yang akan menggelar pesta demokrasi.

Selain bakal calon gubernur yang diusung oleh partai politik tidak menutup kemungkinan hadir bakal calon perseorangan.

Berdasarkan UU No 10/2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota, syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan itu 6,5% dari jumlah DPT.

Dijelaskan oleh komisioner komisi pemilihan umum (KPU) Nora Agustin belum lama ini kepada independentnusantara.id setiap orang bisa mencalonkan diri sebagai gubernur dan wakil gubernur Bengkulu baik dari jalur perseorangan maupun diusung oleh partai politik dengan ketentuan memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

Lanjut Nora”Calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur jika memenuhi syarat dukungan jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih dan termuat dalam daftar pemilih tetap pada pemilihan umum atau Pemilihan sebelumnya yang paling akhir di daerah bersangkutan, dengan ketentuan:

  1. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 2.000.000 (dua juta) jiwa harus didukung paling sedikit 10% (sepuluh persen);

  2. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 2.000.000 (dua juta) jiwa sampai dengan 6.000.000 (enam juta) jiwa harus didukung paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen);

  3. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 6.000.000 (enam juta) jiwa sampai dengan 12.000.000 (dua belas juta) jiwa harus didukung paling sedikit 7,5% (tujuh setengah persen);

  4. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 12.000.000 (dua belas juta) jiwa harus didukung paling sedikit 6,5% (enam setengah persen); dan

  5. jumlah dukungan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d tersebar di lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kabupaten/kota di Provinsi dimaksud”

“Provinsi Bengkulu masuk ke dalam poin A, karena disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT)” Pungkas Nora

Sementara itu, Ketua KPU Bengkulu Tengah, Btotoseno mengungkapkan bahwa KPU kabupaten hanya penyelenggara teknis di pilgup mendatang.

“KPU kabupaten hanya penyelenggara teknis di kabupaten, untuk urusan konsep dikelola oleh KPU Provinsi. Hal ini dikarenakan pilgub adalah hajatan provinsi” Kata Brotoseno diruang kerjanya Senin Siang, 9 September 2019. (Rm)