Keberadaan kandang ayam mulai dikeluhkan warga

Tidak ada komentar 251 views

Bengkulu Tengah, in- Warga Desa Nakau Bengkulu Tengah keluhkan Bau tak sedap diduga datangnya dari kandang ayam milik salah seorang warga setempat.

Salah seorang warga dusun satu desa nakau (Akrab Dipanggil Pak Sadar) yang kebetulan rumahnya kurang lebih 50 meter dari lokasi kandang ayam mengeluhkan dampak dari usaha ayam petelur milik Salah seorang warga setempat.

“Kami merasakan dampak bau tak sedap kalo angin berhembus ke arah rumah” Kata Sadar Saat diwawancarai in Di rumahnya kemarin 15 Juli 2019.
“Sangat terasa bau tak sedap kalo malam hari dan pagi hari ketika kami berada diluar rumah” Jelas Sadar.

Senada dengan keluhan warga perumahan sopo indah Kota Bengkulu, in berhasil menemui Salah seorang yang tak jau rumahnya dari lokasi kandang ayam. Dirga Warga Rt 25 Perumahan sopo indah menyampaikan kepada in suda tidak tahan lagi dengan dampak bau tak sedap yang datangnya dari kandang ayam milik warga tetangga. Katanya kemarin, 15 Juli 2019 Di rumahnya.

“Bau tak sedap selalu ada kalo angin berhembus kearah rumah kami, kalo malam hari dan pagi hari bauk tak sedap sangat menyengat hingga kami gak tahan berada diluar rumah” Kata Dirga
“Terkadang kami malu kalo ada tamu dengan kondisi lingkungan seperti ini, selain bau lalat juga berhamburan dipemukiman kami” Jelasnya.

“Kami suda melaporkan soal ini ke RT kami, namun belum ada solusinya. Kami berharap pihak terkait dapat menyelesaikan masalah ini” Imbuhnya.
Ketua RT 25 Perumahan Sopo Indah Umar Ashari membenarkan suda banyak warga yang melaporkan soal dampak ternak ayam petelur yang tak jauh dari perumahan warga.

“Seluruh Jama’ah Masjit Rt 25 suda melaporkan soal ini ke Rt meskipun hanya dalam porum resmi di Masjit, selain itu ada juga warga warga yang melaporkan langsung ke rumah” Kata Rt Umar, 15 Juli 2019

“Warga mengeluhkan bau tak sedap sangat menyengat jika ada angin berhembus dipemukiman warga, terkhusus pagi hari dan malam hari bau tak sedap sangat terasa, sayapun merasakan itu” Kata Rt Umar.

“Saya akan coba lakukan pendekatan persuasip dengan orang bersangkutan untuk menyelesaikan masalah ini, karena mau melaporkan secara resmi terlalu sulit karena wilaya hukum lokasi kandang ayam berada di desa nakau Bengkulu tengah sementara kelurahan sopo indah berada di Kota Bengkulu” Jelas Rt. Umar

Rt Umar Juga menjelaskan warga setempat tidak berani melaporkan soal ini secara resmi kepada pihak terkait karena takut ada intimidasi berupa ancaman jiwa dari pemilik kandang ayam.

Dilain pihak, in berhasil menemui penjaga kandang ayam yang diduga menghasilkan bau tak sedap yang meresahkan warga. Sikin warga asal palembang mengaku mengurus ayam petelur yang diduga menghasilkan bau tak sedap dan lalat hingga warga sekitar mengeluh.

“Kandang ayam ini milik bang aldi ia seorang anggota brimop” Kata Sikin 15 Juli 2019

Saat in mintak ketemu Aldi (Pemilik kandang ayam) Sikin menolak dengan alasan Aldi akan Marah kalo diganggu jam istirahatnya. Kemudian in mintak penjelasan terkait bau tak sedap dan lalat Sikit beralibi ada kandang ayam lain selain milik bosnya (Aldi).

“Kalo soal bau dan lalat dampak dari kandang ayam itu urusan bos (Aldi)”. Kata Sikin

” Kami suda bersihkan kandang ayam dua hari sekali mungkin kalo ada bau tak sedap bersumber dari kandang lain” Jelasnya.

Kemudian Sikin menunjukan kandang ayam yang ia maksut, dari pantauan in memang benar ada kandang ayam lain selain kandang ayam milik Aldi namun jauh dari pemukiman warga dan tidak menghasilkan bau dan lalat dipemukiman warga sopo indah maupun desa nakau.

Selain Warga Desa Nakau Bengkulu Tengah dan Warga Perumahan Sopo Indah Kota Bengkulu yang mengeluhkan dampak usaha ternak ayam petelur milik Aldi Sekolah Menenga Atas Keberkatan Olah Raga (SMANKO) Kota Bengkulu juga mengeluhkan hal yang sama.

Kepalah Sekolah SMANKO Drs. Amru, MM menjelaskan kepada in diruang kerjanya kemarin 15 Juli 2019 sangat kasihan dengan anak anak SMANKO yang tinggal di asrama Sekolah setiap malam dan pagi menikmati rasa bau tak sedap serta bertamu ribuan lalat.

“Kami suda membuat laporan resmi tahun kemaren, namun laporan kami mental karena beda wilayah hukum Sekolah kita masuk Kota Bengkulu sementara kandang ayam masuk wilayah Bengkulu Tengah sedangkan lokasi kandang ayam dan Sekolah hanya berbatasan dengan tembok Sekolah” Kata Amru.

“Kami berharap pemerintah Bengkulu Tengah dan pihak terkait dapat menyelesaikan masalah ini” Harapannya. (Rm)