Kemarau Panjang, NU Salurkan Air Bersih

Tidak ada komentar 234 views

Bengkulu Tengah, in- Kemarau Panjang yang dirasakan masyarakat Provinsi Bengkulu tahun ini dirasakan mulai Bulan Juli 2019, dan sampai Bulan September ini masih belum berganti musim hujan.

Kemarau Panjang tersebut kini mulai dirasakan sangat berat bagi warga masyarakat Bengkulu termasuk di Desa Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah.

Data yang dikumpulkan oleh Aktifis Banser Nahdatul Ulama Kabupaten Bengkulu Tengah, Mas Nanang Sutejo menyebutkan bahwa di Desa Pekik Nyaring, sudah sekitar seminggu ini warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur warga telah kering.

“Sekarang ini kami mencatat ada 111 kepala keluarga (KK) yang sumurnya kekeringan dan mengalami kesuitan mendapatkan air bersih, meliputi 25 KK di Dusun I, 32 KK di Dusun II, 25 KK di Dusun III, 22 KK di Dusun IV dan 7 KK di Dusun V, bahkan menurut perkiraan kami, desa-desa di Kecamatan Pondok Kelapa juga sebagian besar mengalami kekeringa”

Merespon kondisi tersebut Aktifis Banser, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS) NU, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI), Fatayat NU dan Anshor, khususnya di wilayah Bengkulu Tengah membentuk Posko NU Peduli Air Bersih.

Sejak Kamis 12 September, Posko NU Peduli ini memulai membangun komunikasi baik secara internal maupun ekternal dengan institusi terkait penanganan bencana kekeringan seperti Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, termasuk sector swasta untuk bersama-sama menangani permasalahan kekeringan warga.

Sambil menunggu hasil kordinasi dengan berbagai pihak tersebut, Posko NU Peduli berinisiatif untuk menyelenggarakan pembagian air bersih kepada warga Desa Pekik Nyaring pada Hari ini Sabtu 14 September 2019.

Dengan berbekal mobil bak terbuka, tiga buah toren (bak air) , dan tentu semangat kepedulian sosial yang tinggi dari Posko NU Peduli, akhirnya masyarakat Pekik Nyaring bisa mendapatkan pasokan air bersih yang bisa digunakan untuk memasak, mandi dan keperluan lain.

IBu Dewi Asih salah satu warga Dusun II Desa Pekik Nyaring menyatakan kami berterima kasih sekali pada bapak ibu dari NU yang telah peduli membantu menyediakan air bersih bagi warga sudah seminggu ini kami kesulitan untuk mendapatkan air untuk memasak, mandi dan keperluan rumah tangga lain kami berharap air bersih ini dapat tersedia sampai nanti hujan segera turun” Jelasnya

Merespon situasi situasi tersebut, Mas Imam, selaku penanggung jawab Posko NU Peduli Kabupaten Bengkulu Tengah berharap agar pemerintah, melalui pihak-pihak terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, PDAM dapat segera menerjunkan pasukannya untuk penyediaan air bersih bagi warga Pekik Nyaring dan warga desa-desa di Kecamatan Pondok Kelapa yang mengalami kekeringan.

Dr. Sofwan Nadi, selaku Ketua LAZIS NU Provinsi Bengkulu, menyatakan bahwa Gerakan NU Peduli merupakan gerakan kepedulian sosial masyarakat untuk merespon kondisi-kondisi darurat yang dialami oleh masyarakat, seperti bencana kekeringan, banjir dan berbagai kebencanaan lain.

Sebagai Gerakan sosial, kegiatan ini dibiayai oleh masyarakat melalui Gerakan Kaleng Koin yang diinisisasi oleh LAZIS NU. Dengan demikian, ini merupakan kegiatan dari masyarkat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. (Rm)