Kemenkumham Bengkulu Akan Beri Pembinaan Ulang Pengamanan Lapas

BENGKULU,IN – Maraknya peredaran Narkoba di dalam Lapas dan Rutan Bengkulu membuat Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu akan memberikan pembinaan ulang tehnis penanganan dan pengamanan didalam Lapas agar tidak terjadi peredaran narkoba kembali.

Sejak bulan Januari hingga Juni 2020 Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu telah banyak mengungkap peredaran narkoba di Bengkulu dikendalikan dari dalam Lapas, kemaren tanggal 23 juni pihak BNNP juga berhasil mengamankan 12 kilogram ganja dari tangan seorang kurir yang diketahui belakangan ganja tersebut milik bandar yang sedang menjalani hukuman di dalam Lapas Bengkulu.

Kepala Kanwil kemenkumham Bengkulu, Imam Jauhari mengatakan sejak banyaknya peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas akibat masih lemahnya pengawasan diLapas karena sejumlah handphone masih ditemukan beredar di dalam Lapas.

“Saya akan mengumpulkan ulang penanggung jawab lapas agar memberikan sistem pengamanan yang lebih efektif dan selektif agar tidak ada lagi handphone yang masuk ke dalam lapas,” ujar Imam, Jumat (26/6).

Imam mengakui selama ini masih lemahnya pengawasan didalam lapas, terutama saat terjadi jam besuk atau keluarga yang mengantarkan makanan dan palaian bagi para napi. Diduga saat itulah HP dan narkoba diselundupkan kedalam.

“Kita akan lakukan pengecekan secara menyeluruh saat ada yang datang membesuk atau mengantar makanan ke napi,” jelas Imam.

Imam menjelaskan petugas yang berjaga saat jam besuk akan melakukan pemeriksaan ulang saat menuju ruang besok agar menghindari masuknya barang-barang yang dilarang masuk Lapas.

“Bila ada petugas yang terlibat atau bekerja sama dengan para napi akan kita berikan sanksi berat, ” kata Imam kembali.

Diketahui provinsi Bengkulu memiliki lima lapas dan rutan yang tersebar di kabupaten dan kota Bengkulu, kelima lapas dan rutan ini akan dilakukan perubahan sistem pengawasan terhadap warga yang datang membesuk para napi.(red)