Klaster Pasar Berjumlah 19 Kasus, Pedagang Diminta Jaga Jarak

BENGKULU,IN – Sejak ditemukannya kasus positif pada pasar di kota Bengkulu, saat ini klaster baru yaitu klaster pasar berjumlah 19 kasus, 10 diantaranya adalah pedagang yang biasa beraktifitas dipasar, sedangkan 9 kasus merupakan keluarga para pedagang hasil tracking dari 10 pedagang.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan hasil tracking dari tukang jahit yang ada dipasar Panorama kota Bengkulu yang pertama dinyatakan positif, terdapat 18 kasus termasuk keluarga kasus pertama yang ditemukan.

“Ada 201 yang kita lakukan rapid test massal dipasar ada 6 dinyatakan positif, setelah dilakukan tracking kembali akhirnya berjumlah 19 orang dari klaster pasar ini, ” ujar Herwan saat dikonfirmasi, Senin (06/07).

Sejak adanya penambahan klaster pasar ini, Herwan mengatakan tim gugus tugas penanganan covid-19 terus melakukan penelusuran kasus orang-orang yang perna kontak erat dengan klaster pasar ini termasuk tetangga dan kerabat dekat para pedagang.

“Kita terus melakukan penelusuran kasus klaster pasar ini, kalau ada yang perna merasa kontak dengan kasus ini segera melapor kepada kami,” jelas Herwan.

Herwan menjelaskan agar para pedagang yang berjualan agar tetap menjalankan protokol kesehatan penanganan covid-19, agar bisa terhindar dari penularan, tetap memakai masker dan menjaga jarak saat berjualan.

“Setiap pedagang wajib menyediakan tempat cuci tangan yang mengalir agar bisa terhindar dari penularan, biasakan sesering mungkin mencuci tangan saat usai melakukan transaksi, agar bisa memutus mata rantai penularan,” tambah Herwan.

Diketahui saat ini ada 141 kasus covid-19 di Bengkulu, 95 diantaranya telah sembuh dan 13 orang meninggal dunia.(red)