Korban pelecehan sexual di OPD Benteng lapor polisi

pelecehan seksual

Korban pelecehan seksual, NR (20) 

IN – Salah satu tenaga honorer NR (20) di Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Bengkulu Tengah mengaku dilecehakan secara seksual oknum pejabat di dinas tersebut. Atas tindakan itu ia memilih melaporkan terduga pelaku Polres Bengkulu Tengah pada Jumat pekan lalu.

NR mengungkapkan seperti dikutip dari kontrass.com, kejadian ini bermula ďari saat NR mau mengambil gaji ke ruangan Kabid,

“Karena diminta untuk tanda tangan, akhirnya saya ke ruangannya tapi disana dia malah memegang area sensitive saya” ungkap NR, Minggu, (39/08/2021) ketika ditemui di rumahnya, di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah,

Tangan Hc menyelipkan uang 50 ribu ke baju Nr dan mengatakan jangan kasih tau siapapun ujar kabid yang ganjen itu genit.

Tak puas dengan aksi tak senonohnýa pada hari itu, pada hari berikutnya Hc kembali beraksi dengan mengikuti NR kekamar mandi, dan mrngetuk pinu dimana Nr masih didalam, dan karena korban tidak tau bahwa Hc  yang mengetuk pintu NR membukanya dan NR Kembali nekat mengelus tangan NR. dan akhirnya NR Ketakutan berlari sambil menangis.

“Saya pikir bukan dia (pelaku-red) makanya saya buka, setelah dibuka pelaku kemudian mengelus tangan saya, dan akhirnya saya ketakutan dan dalam keadaan menangis saya menceritakan kejadian ini ke rekan kerja saya,” ungkapnya.

NR mengaku merasa ketakutan hingga tidak berani menceritakan kejadian ini ke siapapun. Ia takut kejadian yang menimpa dirinya akan menjadi beban buat keluarga. Korban juga mengaku trauma ketika melihat muka pelaku.

Atas inisiatif sendiri dan didampingi orang tua, korban pada Jumat, 20 Agustus 2021 yang lalu memilih melapor ke Polres Bengkulu Tengah. Laporan korban saat ini tengah ditangani pihak berwajib. ( SDK )

 


Top