Lahan Polres Bengkulu Tengah Masih Terkendala Status

Tidak ada komentar 260 views

BENTENG.independentnusantara.com-Rencana pembangunan Gedung Mapolres Bengkulu Tengah(Benteng) yang akan di realisasikan tahun 2019 mendatang akan sulit terwujud, jika lahan yang akan di hibahkan oleh pemerintah kabupaten Bengkulu tengah statusnya masih bermasalah. Diketahui lahan yang saat ini sudah disiapkan ternyata masih berstatus milik dinas pendidikan nasional(Diknas) di daerah itu.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP.Ariefaldi Warganegara mengatakan  Lahan polres yang sudah di beli oleh pemerintah daerah itu statusnya masih aset diknas, jadi pemerintah daerah harus mengembalikan aset tersebut  atasnama pemerintah daerah, setelah dikembalikan kepada pemerintah daerah baru aset tersebut  bisa di hibahkan kepada polri.

“ Sebeneranya ini kan hanya administratif saja, kalau rielnya kan barang itu sudah ada, hanya saja masih terkendala administratif itu aja karena aturan hibah itukan harus persetujuan DPRD dan sebagainya seperti itu, intinya kita sambil ini berjalan proses juga terus berlanjut,” ungkapnya.

Diketahui Lahan polres Bengkulu tengah ini sebenarnya sudah di persiapkan oleh pemerintah daerah sejak lama, hanya saja letak lahan yang telah disiapkan di desa Renah Semanek dianggap tidak memungkinkan untuk mapolres, akhirnya lahan tersebut pindah di desa  ujung karang  kecamatan karang tinggi.(red)