Luar Biasa; Tingkatkan Kualitas Produk Desa ini Gelar Sosialisasi PIRT dan Pengemasan Produk

Bengkulu, Tengah- Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) merupakan salah satu syarat sebuah produk untuk dipasarkan ke masyarakat umum.

Karena itu izin PIRT mutlak diperlukan produk-produk unggulan Desa Rindu Hati bil ingin produk tersebut dijual secara bebas di pasaran. Demikian dikatakan oleh Bu Luciana S.ST Kasie Farmasi ALKES dan PKRT dari Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, dalam kegiatan Sosialisasi Izin PIRT dan Pelatihan Pengemasan Produk Unggulan Desa Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah, yang diselenggarakan dalam rangka Pengabdian kepada Masyatakat Universitas Bengkulu pada Kamis 22 Agustus 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Yessilia Osira S.Sos., MP selaku ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat menyampaikan bahwa selama beberapa tahun ini Universitas Bengkulu bersama dengan masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani Rindu Hati dan Kelompok Tani Hutan Makmur Bersama telah melakukan pengolahan dan pengemasan produk kopi dan pepaya di Desa Rindu Hati.

Namun produk tersebut belum memiliki Izin PIRT. Karenanya berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat mengetahui prosedur atau mekanisme pengurusan izin PIRT sehingga nantinya bisa melengkapi kemasan produk unggulan yang telah dibuat.

Dalam kegiatan tersebut, Septri Widiono, SP., M.Si dan Evanila Silvia, STP,M.Si selaku anggota Tim Pengabdian berbagi pengetahuan dan praktek langsung membuat kemasan produk kopi petik merah dan kemasan hasil olahan pepaya seperti es krim, Selai, manisan buah dan permen Jelly.

Kepala Desa Rindu Hati, Sutan Mukhlis SH, selain membuka kegiatan tersebut juga menyampaikan pemikirannya agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah membuat terobosaan baru birokrasi pengajuan Izin PIRT yang mudah dan terjangkau oleh kalangan industri rumah tangga.

Upaya ini dilakukan agar ada percepatan pertumbuhan ekonomi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa-desa.

Untuk diketahui, Kegiatan iniĀ  dihadiri oleh 30 orang perwakilan dari KWT Rindu Hati ,KTH Makmur Bersama, dan dari aparatur desa. (Rm)

Berikut contoh produknya: