Meski Pandemi Permintaan Hewan Kurban Tetap Meningkat

BENGKULU,IN – Meski musim pandemi covid-19 jumlah kurban tidak mengalami penurunan, untuk mengontrol ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat, dinas pangan dan pertanian kota bengkulu melakukan pengecekan hewan kurban di beberapa tempat penjualan hewan kurban.

Pemeriksaan dilakukan mulai hari ini, Selasa (28/07) di salah satu peternakan kambing di jalan sungai rupat kota Bengkulu, rencananya ada 13 tempat peternakan dan penangkaran hewan kurban yang akan dicek tim dari dispangtan kota bengkulu hingga 3 hari kedepan.

Kabid Kesehatan Hewan dispangtan kota Bengkulu, Hauliantua Pohan mengatakan ada beberapa poin pengecekan hewan kurban kambing dan sapi, yakni dari faktor umur hewan, kelayakan sebagai hewan kurban dari kesempurnaan fisik dan kesehatan hewan.

‚Äúdari umur kambing 1 tahun, dan sapi 2 tahun yang layak di jadikan kurban yang kita lihat dari 2 buah pergantian giginya. kita juga lihat kesehatannya, kalau sakit kita suruh peternak tidak menjualnya dan diasingkan dulu. kemudian juga tidak cacat,” ujar Hauliantua saaf di wawancara, Selasa (28/07).

Pihaknya juga mengimbau kepada pedagang hewan kurban untuk tidak menjual hewan kurban tak sesuai syarat, tim dari dispangtan juga akan melakukan pengawasan hingga hari h pemotongan kurban di masjid-masjid di kota bengkulu, diketahui jumlah kurban tidak mengalami penurunan sama seperti tahun lalu/ stok telah tersedia sebanyak 100 ekor sapi, dan 200 ekor kambing.

Hewan kurban yang sudah laku terjual dan masih dititipkan di peternakan penjual hewan kurban juga dicek untuk memastikan pembeli yang akan mengurbankan pada idul adha nantinya bisa sempurna, kegiatan seperti ini rutin dilakukan dispangtan kota bengkulu setiap tahun untuk menjamin kelayakan syarat hewan kurban.

Menurut Dardiri salah seorang peternak hewan kurban, hingga saat ini telah banyak yang laku telah dipesan untuk menjadi hewan kurban, permintaan ini tidak mengalami penurunan meski sedang pandemi covid-19.

“hari ini disnak mengecek kesehatan sapi kurban sebelum kami antar ke masjid,” jelas Dardiri.(red)