Modus Beli Miras, Tiduri Istri Sahabat

Tidak ada komentar 357 views

Pangkalpinang, In- Fenomena sosial lingkungan masyarakat banyak menuai pelajaran berharga. Kali ini pelajaran berharga datang dari pangkalpinang.

Berita yang telah diterbitkan oleh tribunmanado.id ini meminta kita untuk tidak mudah percaya dengan siapapun.
Entah apa yang dapat menggambarkan kelakuan bejat oknum polisi dan istri sahabatnya ini.

Apapun itu gambarannya kelakuan yang tidak senonoh tentu akan ada pertanggungjawabannya baik dunia maupun akhirat. Pertanggungjawaban dunia, seperti: kehilangan karir, penjara dan kehilangan kepercayaan masyarakat. Pertanggung jawaban akhirat tentu tuhanlah yang tau.

Berikut liputan selengkapnya:
ST (37) adalah oknum polisi yang bertugas di pangkalpinang, ia memiliki sahabat dekat HI. HI tinggal dikawasan airitam kota pangkalpinang bersama istrinya NV (31).

ST sering main kerumah HI karena keduanya rekan kerja berbisnis mobil. Ternyata diam-diam ST ada main hati dengan istri HI yaitu NV.

Bahkan hubungan ST dan NV sudah sangat dekat sampai ke urusan ranjangpun diduga sering dilakukan. Namun, HI tidak sedikitpun menaruh curiga hubungan gelap antara sahabatnya dan istri tercintanya itu.

Suatu malam ST berkunjung ke rumah HI sampai larut malam. Setelah mengobrol panjang lebar ST memintak HI untuk membeli miras dan mengambil motor miliknya. HI pun memenuhi permintaan ST.

Kebetulan tempat membeli miras dan motor ST tidak jauh dari rumah HI. HI belum lama kembali lagi kerumahnya. Setiba dirumah HI menaruh curiga lantaran salah satu pintu kamar rumahnya dalam keadaan terkunci rapat.

Kecuringan ini mengundang rasa HI ingin meriksa kondisi kamar. Saat diperiksa ditemui sahabatnya ST dan istrinya NV sedang bermesraan di ranjang. NV didapati tidak mengenakan pakaian lagi kecuali celana dalam sedangkan ST masih mengenakan pakaian lengkap.

Sontak pikiran HI, jiwa terasa disambar petir seakan malam itu pukulan keras yang ia rasakan. Tidak terima dengan perlakuan sahabatnya dan istrinya itu HI mengambil parang dan mengejar ST. Lantaran ingin menyelamatkan diri ST lari kocar kacir.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Imam mengatakan oknum polisi tersebut telah diperiksa. Ia menegaskan jika oknum polisi tersebut bersalah maka akan ditindak tegas.

Ia menyayangkan ada anggota polisi yang melakukan tindakan melanggar hukum. Seharusnya sebagai penegak hukum harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. (Rm)