Muncul Klaster Pasar, Warga Yang Memiliki Penyakit Penyerta Dilarang Ke Pasar

BENGKULU,IN – Sejak Jumlah klaster pasar meningkat, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu meminta warga yang memiliki penyakit penyerta untuk tidak berbelanja ke pasar, para pedagang yang berjualan diminta tetap jaga jarak dan selalu menggunakan masker saat berjualan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan selain pihaknya terus melakukan tracking pada klaster pasar, warga yang memiliki penyakit penyerta agar tidak dulu berbelanja ke pasar agar aman dari penularan covid-19.

“Kita berharap klaster pasar ini akan terputus mata rantai penyebarannya, tapi kita harus tetap waspada, untuk itu bagi yang memiliki penyakit penyerta agar menghindari dulu kerumunan dipasar,” ujar Herwan.

Herwan menjelaskan agar pihak pasar melakukan penyemprotan disinfektan dikawasan pasar panorama agar virus corona bisa dicegah, selain itu Herwan juga meminta pihak pasar memberikan himbauan penanganan covid-19 secara berkala pada jam-jam pasar sedang ramai untuk mengingatkan para pedagang dan pembeli.

“Lakukan terus himbauan dipasar, agar dibentuk satgas khusus pencegahan covid-19 dipasar, agar timbul kesadaran bagi para pedagang dan pembeli,” jelas Herwan.

Selain itu Herwan juga meminta kepada warga yang kepasar agar terus menggunakan masker dan menghindari kerumunan saat berbelanja, agar bisa terhindar dari covid-19, dan meminta para pedagang agar menyiapkan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir.

“Saat ini dari 19 orang klaster pasar yang positif, ada sembilan orang yang saat ini telah dinyatakan sembuh, untuk itu agar tetap menjaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan,” tutup Herwan.(red)