Musim Proyek Fisik DD, Kapolsek Seginim Ingatkan Larangan Galian C

Kapolsek Seginim, AKP Thabroni B

Bengkuluselatan, Independentnusantara.com—Menjelang musim pencairan Dana Desa (DD) tahun ini yang bakal disusul banyaknya pembangunan fisik di desa-desa, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kapolsek Seginim AKP Thabroni B mengingatkan 31 kepala desa di Kecamatan Air Nipis dan Seginim mewaspadai larangan terkait pengadaan material galian C.

Sebab, kalau larangan itu dilanggar, akan menyulitkan pihak pemerintah desa sendiri saat akan menyusun SPj nanti. “Bukannya kami menghalang-halangi masyarakat desa membangun, tapi nanti akan repot sendiri. Siapa yang mau tandatangani SPj-nya kalau material yang digunakan tidak sah (hasil melanggar aturan-red),” terang Kapolsek, Selasa (3/4) pagi.

Menurut dia, polemik tambang galian C di wilayah hukum Polsek Seginim memang sudah merada seiring menguatnya pemahaman masyarakat tentang regulasi yang mengaturnya, yakni Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bengkulu Selatan yang di dalamnya tidak menyebutkan Kecamatan Air Nipis dan Seginim —termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Nipis— sebagai kawasan tambang.

“Perda itu yang menjadikan galian C di wilayah kita terlarang. Tentu saja, nanti setelah RTRW-nya direvisi, mungkin saja galian C di Air Nipis dan Seginim diperbolehkan. Jadi untuk sekarang, sebaiknya membeli material galian C yang legal saja,” imbau Thabroni.

“Terserah mau beli dimana, itu kebijakan desa masing-masing. Yang penting legal, supaya bukti pembayarannya bisa di-SPj-kan,” timpalnya.[ron7]