Mutasi Kepsek SMA/SMK Oleh Diknas Provinsi disebut Amburadul,Ada Apa?

Bengkulu,in – Mutasi Ratusan kepala sekolah(Kepsek) SMA/SMK Oleh Dinas pendidikan Provinsi Bengkulu Rabu(09/01) terus menjadi perbincangan. Bahkan mutasi yang di gelar beberapa  hari lalu dinilai Amburadul karena dianggap menyalahi aturan. Data Terhimpun, Diduga diantaranya masih ada kepsek yang dilantik belum mengantongi SK Cakep.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah.

Berikut Standar Bagi Calon Kepala Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (“SMA/MA”) adalah sebagai berikut:

1.Berstatus sebagai guru SMA/MA;

2. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMA/MA.

3.Memiliki sertifikat kepala SMA/MA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

Sementara untuk Kepala Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (“SMK/MAK”) adalah sebagai berikut:

1. Berstatus sebagai guru SMA/MA;

2.Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMA/MA; dan

3. Memiliki sertifikat kepala SMA/MA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

f.     Kepala Sekolah Dasar Luar Biasa/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (“SDLB/SMPLB/SMALB”) adalah sebagai berikut:

1.Berstatus sebagai guru pada satuan pendidikan SDLB/SMPLB/SMALB;

2.Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SDLB/SMPLB/SMALB; dan

3. Memiliki sertifikat kepala SLB/SDLB yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

g.    Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri adalah sebagai berikut:

1.Memiliki pengalaman sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai kepala sekolah;

2. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru pada salah satu satuan pendidikan; dan

3. Memiliki sertifikat kepala sekolah yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

Kompetensi yang Harus Dimiliki untuk Menjadi Kepala Sekolah

Selain memenuhi kualifikasi untuk menjadi kepala sekolah, seorang calon kepala sekolah harus memiliki kompetensi, yang terdiri dari:

1.    Kepribadian
2.    Manajerial
3.    Kewirausahaan
4.    Supervisi
5.    Sosial

Oleh karena itu, seseorang yang lulusan S2 tetapi memiliki pengalaman baru 2 (dua) tahun belum memenuhi syarat menjadi kepala sekolah. Di samping itu, ada sejumlah kualifikasi lain dan kompetensi yang harus ia miliki.

Sementara yang terjadi di Provinsi Bengkulu pengangkatan Kepala sekolah diduga tidak mengikuti aturan tersebut. Beberapa kepala sekolah telah di lantik diduga tanpa mengantongi Serifikat Kepala Sekolah(SK Cakep).

Kepala Dinas pendidikan Nasional(Diknas) Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun Mengaku Mutasi yang dilakukan sudah sesuai aturan. Terkait isu ada kepsek yang belum mengantongi SK Cakep bisa di lengkapi nanti.

” Semua sudah tidak ada masalah. Kalaupun ada kepsek yang di angkat namun belum memiliki SK Cakep, itu nanti bisa menyusul,” ungkap Budim.(red)