Optimalkan Pendapatan Asli Daerah 2 Raperda Ditindak Lanjuti

Bengkulu, in- DPRD Provinsi Bengkulu mengelar Rapat Paripurna mendengar jawaban Gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bengkulu membahasa dua usulan rancangan peraturan daerah Provinsi Bengkulu tentang BUMD dan Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Provinsi Bengkulu No 2 tahun 2011 tentang pajak daerah Provinsi Bengkulu yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (19/3/2019).

Rapat ini dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Gotri Suyanto yang mewakili Gubernur karena berhalangan hadir dan rapat ini dipimpin langsung oleh Edison Simbolon.

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu hadir dan sampaikan Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Provinsi Bengkulu

Gotri Suyanto mewakili Rohidin Mersyah untuk menyampaikan dan membacakan jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang telah disampaikan pada rapat sebelumnya yaitu pada tanggal 4 Maret 2019.

Dikatakan Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, 2 Raperda yang diusulkan Pemda Provinsi Bengkulu ini merupakan upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari BUMD dan Pajak Daerah. Sehingga dalam 2 Raperda ini aturan-aturan terkait kebijakan daerah terhadap BUMD dan Pajak Daerah bisa lebih relevan dengan kondisi Bengkulu saat ini.

“Jadi inikan akan kita bahas dulu antara komisi bersama OPD teknis. Itu kan bisa kita harapkan bisa segera disahkan, setidaknya hingga pertengahan tahun ini juga,” ungkap Gotri Suyanto.

Sayangnya saat Gotri menyampaikan pendapat menuai banyak intruksi, salah satunya datang dari Bambang Suseno Bambang Suseno dari Fraksi Demokrat melakukan protes dan masukan pada rapat ini.

“Bahwa tadi surat tugas yang dibacakan itu hanya untuk menghadiri padahal kita mengharapkan untuk membacakan nota jawaban gubernur, yang kedua saya masih ingat apa yang disampaikan fraksi demokrat karena saya sendiri yang menyampaikannya dan yang saya baca disini tidak menjawab dari yang saya sampaikan, jadi ini seakan akan hampir sama dan jawaban pak gubernur seperti seremonial saja, kemudian yang ketiga dari kemarin untuk kepala OPD hanya beberapa saja yang hadir, untuk selanjutnya tolong diinformasikan supaya kepala OPD hadir, tolong ini dikoreksi kembali untuk selanjutnya,” ujar Bambang Suseno.

Bambang Suseno

Kemudian Slamet Riadi dari Fraksi PAN

“Sebaiknya dalam penulisan naskah harus diperhaikan, karena ini acara resmi. Sebelum dibaca paling tidak ada koreksi agar tidak terjadi kesalahan dalam memberikan jawaban pandangan umum fraksi-fraksi,” pungkas Slamet.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu Edison Simbolon mengatakan setelah menyimak jawaban Gubernur Bengkulu akan menindak lanjuti tentang 2 Raperda tersebud. Lebih lanjut melalui komisi yang membidangi bersama OPD teknis terkait. Kata Edison saat pimpin rapat. (Roni Marzuki/adv)