pembangunan jalan di desa Bengko Rejang Lebong terindikasi tumpang tindih

Jalan lingkungan Desa Bengko

IN – Sindang Dataran curup kabupaten rejang lebong tepatnya di Desa Bengko menuai protes banyak warga karena pembangunan beberapa ruas jalan dibangun tumpang tindih dan tidak transparan kepada masyarakat. ini sudah berlangsung lebih kurang selama tiga tahun ini semua terkesan di tutup tutupi pelaksanaannya hingga warga merasa kurang puas terhadap kinerja Kades Desa Bengko dan meminta kepada aparat penegak hukum dan media massa untuk menyelidiki permasalahan yang ada di Desa Bengko.

semua dibangun tanpa papan merk dan terkesan di tutup tutupi, apabila ada warga yang bertanya berapa anggaran yang bersumber dari dana Desa tersebut bertanya kepada anggota BPD atau pengurus Desa Semua saling lempar kata salah satu warga yang enggan dipulikasikan namanya.

adapun jalan yang diduga tumpang tindih tersebut adalah jalan yang menuju ke pemakaman dibangun diatas jalan rabat beton yang kondisinya masih bagus dan ditimpa atau dibangun kembali menggunakan dana Desa, dan kami warga tidak tau berapa anggaran yang telah terpakai dari dana Desa tersebut, sedangkan ini zaman sudah terbuka bahkan mestinya diswakelolakan melalui masyarakat Desa, tapi pada kenyataannya hanya dikerjakan dan diminipoli oleh  perangkat Desa dan kerabat Kades saja jawab Warga.

selanjutnya ada jalan ke pasar Desa Bengko yang sudah dibangun dengan dana Desa tapi dibangun kembali oleh pemda Rejang Lebong, dan baru baru ini Tahun 2021 kembali membangun jalan lingkungan tapi tidak ada papan merk nya. ketika kami tanyakan pada salah satu anggota BPD mereka tidak tau berapa anggaran yang terpakai untuk membangun jalan tersebut, jelas warga via telpon kepada awak media.

untuk mendapatkan informasi yang berimbang reporter kami mencoba menghubungi Kades Desa Bengko Samsul Bahri via telpon, Kades menjelaskan bahwa semua itu tidak benar, dan terkait jalan yang di bangun pemda Rejang lebong diatas jalan yang dibangun menggunakan dana Desa itu semua sudah di Hibahkan ke pemda Rejang lebong Jawab Kades tegas. terkait papan merek Samsul  menjawab bahwa itu sudah dipasang papan merknya, mungkin warga saja yang tidak tahu jawab Kades.

terkait permasalahan ini media Indefendent nusantara dan  lembaga Pemantau Korupsi Republik Indonesia

( LPKRI ) masih menelusuri kebenaran permasalahan di Desa Bengko sampai lanjut.

Editor   : Sadikin