Peringati Hut Ri, Desa ini Gelar Pengolahan Produk Unggulan

Bengkulu Tengah,  in- Ketersediaan sumber daya alam pertanian yang melimpah di Desa Rindu Hati harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Di antaranya adalah kopi petik merah yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Makmur Bersama, dan buah pepaya yang di kelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Rindu Hati. Menyadari potensi yang begitu besar, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke 74, maka Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Universitas Bengkulu melakukan kegiatan Pelatihan Pengolahan dan Pengemasan Produk Unggulan Desa Berbahan Baku kopi dan Pepaya pada hari Kamis, 15 Agustus 2019.

Ketua tim, Evanila Silvia, STP, MSi, memberikan materi pelatihan pengolahan berbagai macam produk seperti Es Krim, Selai Buah, Manisan Buah, Dodol, dan Permen. Dalam kesempatan itu, Evanila juga menambahkan bahwa membuat produk olahan seperti ini tidak begitu sulit bahkan hasilnya bisa dipasarkan di dalam Desa Rindu Hati sebagai oleh-oleh sehingga bisa mendukung rencana pemerintah Desa dalam mewujudkan Rindu Hati sebagai Desa Ekowisata di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Produk-produk unggulan tersebut, nantinya bisa dijajakan untuk mendukung lokasi-lokasi wisata di Desa Rindu Hati seperti kolam renang pinggir sungai, bumi perkemahan, wisata sejarah, air terjun, Danau Putri Gading Cempaka, Batu Perahu dan bermacam-macam destinasi wisata di Desa Rindu Hati.

Pada kesempatan yang sama anggota tim, Yessilia Osira, S.Sos, MP dan Septri Widiono, SP, MSi menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pelatihan pengemasan produk dan sosialisasi PIRT (Perijinan Industri Rumah Tangga), sehingga produk yang dihasilkan nantinya siap dipasarkan secara luas.

Adanya skill ibu-ibu dalam mengolah aneka produk olahan dirasa belum cukup untuk mengembangkan potensi lokal. Diharapkan setelah semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berakhir, kelompok sasaran dapat meneruskannya menjadi aktivitas yang bernilai ekonomi bagi masyarakat desa. Pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Agustus 2019 dengan peserta yang lebih banyak, yaitu selain dari Kelompok Wanita Tani juga dari Kelompok Tani-kelompok tani dan komunitas lain di Desa Rindu Hati.

Dalam pelatihan ini juga telah dilakukan serah terima alat-alat dari tim pengabdian kepada Ketua PKK Desa Rindu Hati, Siska Afrita, berupa Freezer Rumahan, Sealer, Mixer, Blender, kemasan plastik dan beberapa alat lain dipergunakan dalam pelatihan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Rindu Hati, St. Mukhlis, SH menyatakan bahwa kemerdekaan RI perlu diisi dengan inovasi-inovasi produk unggulan desa, kita sangat senang dengan adanya pelatihan ini dan berharap agar kegiatan ini turut mendukung program wisata desa dan pengembangan produk unggulan kopi Rindu Hati.

Selain itu, pelatihan ini juga dihadiri olehKepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bengkulu Tengah, Ibu Deby Saptika S.STP.,M.Si.

Beliau berharap adanya sinergitas antara pemerintah, masyarakat, swasta dan pastinya dengan dunia akademisi kampus dalam pengembangan masyarakat desa. (Rm)