Pijat plus – plus marak di Kota Bengkulu satpol PP sepertinya tutup mata

Pijat tradisional untuk kesehatan marak di kota Bengkulu saat ini. Slogan “ Pijat Tradisonal” itu adalah modus untuk menutupi praktik porstitusi yang sebenarnya, hingga para pelaku bebas menjalankan aksinya.

Jika dilihat sepintas memang terlihat seperti tempat pijat yang normal saja. Tapi sebenarnya didalam ruangan panti pijat itu tejadi transaksi esek esek.  Sebab pelaku usaha pijat menyiapkan bebarapa PSK yang masih muda dan cantik.

Tentu saja ini merusak citra kota Bengkulu yang dicanangkan walikota sebagai kota religius komentar warga sekitar yang resah daerahnya dekat rumahya  ada kegiatan maksiat. Berdasarkan pantauan reporter kami di lapangan seperti panti pijat di seputar jalur dua lingkar Barat,  dan jalan dari simpang Betungan ke simpang kandis kota Bengkulu berjejer panti pijat dengan modus pijat kesehatan tapi ternyata jika kita investigasi dengan menyamar sebagai lelaki hidung belang maka akan lansung terungkap, sebenarnya mereka rata rata menyediakan layanan porstitusi.

Hasil investigasi reporter kami yang mencoba menggali sumber dari maraknya pijat plus plus bisa berdiri di kota Bengkulu diduga dengan terbitnya izin usaha pijat tradisional untuk kesehatan dari pemerintah kota Bengkulu. Tentu ini memuluskan langkah kegiatan porstitusi bisa marak seperti sekarang ini.

Satpol PP kota Bengkulu yang mestinya bertanggung jawab dalam rangka menertibkan persoalan ini, seperti tidak perduli. Sebab jika dibiarkan dan tidak segera diambil tindakan terhadap mereka pelaku usaha penyedia panti pijat, maka ini akan sangat meresahkan warga. Dan merusak citra Kota Bengkulu. ( Tim Red )