Polisi Ciptakan Kampung Berseri Ditengah Pandemi

Tidak ada komentar 121 views

SELUMA,IN – Kepolisian Resort Seluma Polda Bengkulu kembali melakukan inovasi dengan pembentukan Kampung Berseri (Bersih Sehat dan Mandiri ) , hal ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan virus Covid-19 dimasyarakat dimasa tatanan hidup baru atau yang lebih dikenal dengan istilah New Normal yang dicanangkan oleh pemerintah.

Pembentukan Kampung Berseri di lokasi Kecamatan Padang Rambun ini juga dilakukan dengan harapan dapat menjaga produktifitas masyarakat terutama disektor ketahanan pangan, ekonomi sosial dan budaya serta menjadikan masyarakat yang mandiri sehingga dapat mengantisipasi dampak sosial akibat dari pandemi Covid-19.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengatakan pembentukan kampung Berseri ini dilakukan agar masyarakat dipedesaan bisa lebih sigap saat Pendemi covid-19 terjadi, terutama dengan adanya tatanan baru dalam kehidupan saat ini.

“Sebelum pembentukan Kampung Berseri terlebih dahulu dilakukan sosialisasi yang langsung dipaparkan oleh beberapa pihak seperti Lurah Padang Rambun, Babinsa serta Bhabinkamtibmas Polsek Seluma yang memaparkan mengenai manfaat dari Kampung Berseri tersebut,” ujar Sudarno.

Sudarno mengatakan iadalam pemaparan yang dilakukan oleh pemangku Desa, disampaikan mengenai cara untuk tetap menjaga protokol kesehatan ketika sedang berkumpul, menggunakan masker serta cuci tangan, serta dilakukan cek kesehatan. selain sosialisasi hal diatas, dilakukan juga pembahasan mengenai pemanfaatan lahan dalam menunjang ketahanan pangan.

” Pembentukan Kampung Berseri ini merupakan terobosan Pilot Project atau sebagai bahan percontohan yang nantinya dapat di contoh oleh desa-desa lainnya sehingga menimbulkan manfaat yang besar” jelas Sudarno.

Adapun harapan atas terbentuknya Kampung Berseri ini dapat menjadi sebuah langkah serta wawasan untuk masyarakat bagaimana caranya ketika menangani virus atau wabah yang bersifat menyeluruh, sehingga masyarakat yang terdampak wabah dapat mengatasi krisis pangan, ekonomi dan sosial, dengan memanfaatkan lahan yang berada pada kawasan masyarakat tersebut tinggal.(red)