Proyek Bronjong di MAN I C Benteng Diprediksi Cepat Amblas

BENTENG,IN — Proyek bronjong di MAN I C Bengkulu Tengah (Benteng) mulai dipersoalkan sejumlah kalangan.

Proyek yang bersumber dari Dana APBD Benteng tahun 2019 dengan nilai kontrak Rp.747.000.000 dibawah naungan  PUPR itu dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Ketua  Lsm komite Pemantau Pembangunan Nasional Provinsi Bengkulu  Yoyon Markoni memprediksi, proyek beronjong tersebut tidak bakal bertahan lama.

Menurutnya, batu penahan tebing tidak berfungsi maksimal. Sebab menggunakan batu gunung ukuran kecil.

“Mana bisa batu yang beratnya hanya 20 kilogram menahan tebing itu bisa bertahan,” ujarnya, jumat,(26/06/2020).

Menurut dia, pembagunan proyek itu seakan dilakukan asal jadi, karena dalam pekerjaan itu seperti pemasangan batu di dalam beronjong tidak padat dan banyak batu berukuran kecil juga dimasukkan oleh pekerja kedalam kawat beronjong.

“Kami yakin bronjong itu tak akan bertahan lama, karena pembagunannya diduga asal jadi dilakukan oleh kontraktor/rekanan,”ungkapnya.

Sementara, pihak Dinas PUPR Benteng hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan.(red)