Sekda Kota Bengkulu : Penyusunan Program Harus Dianalisa Terlebih Dahulu

KOTA BENGKULU, independentnusantara.com – Program kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu harus sinergis. Dengan demikian pembangunan di daerah ini bisa berjalan secara maksimal.

Disampaikan Kepala Bapelitbang Kota Bengkulu Riduan, untuk mensinergikan program maka dibentuklah Forum Perangkat Daerah (FPD) Kota Bengkulu. Forum ini dilaksanakan berjenjang mulai dari Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan hingga musrenbang tingkat kota.

“Musrenbang kelurahan sudah kita laksanakan Januari lalu, kecamatan Februari dan kota akan kita laksanakan Maret ini,” ungkap Riduan, dalam acara FPD di Hotel Raffles City, Rabu (7/3/2018).

Dari musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan ini, sambungnya, akan dihimpun menjadi usulan prioritas. Kemudian dipilah berdasarkan tupoksi OPD.

“OPD harus menyelaraskan program kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah berdasarkan hasil musrenbang tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Marjon menyampaikan sebelum penyusunan program, OPD harus menganalisa terlebih dahulu. Analasi bisa menggunakan metode mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) atau disebut dengan SWOT.

“Dengan analisa SWOT maka bisa disimpulkan visi dan misi,” ujarnya.

Selanjutnya, Marjon menyampaikan OPD juga harus faham bidang garapannya masing-masing. Bidang garapan ini diterjemahkan dalam renstra OPD atau bidang.

“Dasar merencanakan adalah bidang garapan. Yang dikerjakan 5 tahun kedepan itu harus sama dengan tahun kemaren,” tutupnya.(rilis/ADV)