Sentimen Politik cepatlah berlalu

Tidak ada komentar 249 views

Independent Nusantara – Jalan rusak berat tak kunjung diperbaiki, atau bangunan yang dibiarkan terbengkalai adalah contoh sentiment politik yang berlebihan, sebut saja Jalan Regional I Pekan Sabtu, mes Pemda, Tower dll yang ada di Kota Bengkulu.

Ini bukan sentiment primordial yang efektif dimasa kampanye, tapi ini sentiment sektarian yang menguat menjadi refleksi Demokrasi atau perspektif society menuju efek dari politik identitas.

Kondisi ini sering kali dimanfaatkan oleh elit politik yang memainkan peran penting dalam mempertajam sentimen identitas dalam menjalankan kekuasaan, Hal ini membuat demokrasi mengalami regresi.

Leaders mestinya berpikir Rasional untuk memepertimbangkan aspek dan menganalisa relevansi meskipun itu bersumber dari opini.

Lalu dekade manakah dalam era kepemimpinan tertinggi melahirkan pahlawan seperti cinema ksatria yang mengampuni para musuhnya. Dan berjiwa besar menerima pantulan dari maha karya sebelumnya dan ditangan penerusnya menjadi lebih baik. Atau menjadi lebih cemerlang dari era dibelakangnya. Nah kita menunggu akankah keajaiban terjadi. Hingga sejarah mencatat dimasa damai adalah perbaikan yang tidak meninggalkan dendam dan melahirkan pemimpin sejati yang berjiwa besar. Semoga.

Editor : Sadikin