Sultan respon positif atas tertangkapnya Adelin Lis dan Hendra Subrata oleh kejagung

Editor  : Sadikin

IN – Tertangkapnya Adelin  Lis di Singapura terdakwa kasus pembalakan  liar di mandailing Natal di jatuhi hukuman 10 Tahun  penjara denda Rp 110 Milyar pada Tahun 2008 oleh Mahkama Agung namun Adelin Lis melarikan diri dan masuk daftar merah Interpol, dengan modus merubah nama dalam paspor palsunya  Hendro Leonardi. Buronan kejaksaan  Agung ini pernah ditangkap di Tahun 2018 oleh imigrasi Singapura. Karena data yang sama atas nama yang berbeda. Akhirnya baru tertangkap kembali pada  maret  2021 di Singapura setelah 12 tahun dalam pelarian dan berhasil dipulangkan ke Indonesia oleh Kejagung untuk menjalani hukuman.

Selain itu Kejagung juga berhasil menangkap  Hendra Subrata alias Endang Rifai yang sudah lama tinggal menetap di Singapura bersama istrinya selama 10 Tahun. “Sekali lagi Kejaksaan membuktikan kinerjanya. Hal ini perlu diapresiasi dan didukung oleh semua pihak. Apalagi buronan atas nama Adelin Lis dan Hendra Subrata sudah lama berkeliaran dan tidak bisa ditangkap,” ujar Sultan Najamudin di Jakarta, Senin (28/6).

Selanjutnya Senator muda asal Bengkulu tersebut juga menilai secara umum kinerja dari pihak Kejaksaan layak dipuji. “Saya melihat semangat penegakan hukum dari Kejaksaan telah kembali membawa rasa optimis kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini membawa kekuatan baru bahwa supremasi hukum di Indonesia telah memberikan pesan kepada kita bahwa semua telah berjalan on the track,” ujar Sultan.

Di Tahun 2006, Adelin Lis hampir ditangkap di KBRI Beijing, tapi Adelin bersama pengawalnya melakukan skenario perlawanan dan bahkan memukuli Staf KBRI Beijing dan melarikan diri. Adelin Lis waktu itu melarikan diri ke RRC dan ditangkap KBRI. tapi besoknya berhasil melarikan diri setelah puluhan orang tidak dikenal mengeroyok empat petugas KBRI yang mengawalnya. itulah drama panjang kisah pelarian Adelin . Setelah itu baru bisa ditangkap lagi atas bantuan kepolisian Beijing, ini membuktikan bahwa Kejaksaan serius menangani dan mengungkap kasus kasus yang selama ini seperti sulit di tuntaskan ujar Sultan.

Secercah harapan baru untuk penegakan hukum di negara berdaulat NKRI ini, agar kepastian hukum dan keadilan bisa ditegakkan di negeri yang kita cintai ini. Adhyaksa telah menorehkan sejarah dibawah kepemimpinan Jaksa Agung Dr. Burhanuddin, SH. MH.  Tutur Sultan (28/6).

Reporter : Emy